Larangan Judi pada Lima Negara dan Alasannya

pkv games – Judi adalah kegiatan tertua yang dilakukan oleh manusia. banyak sejarah dan artefak yang bercerita bahwa pada setiap zaman selalu ada kegiatan judi. Judi muncul sama seperti munculnya minuman keras, hal itu selalu berulang dilakukan manusia. Manusia selalu memiliki cara yang terus saja ada terhadap judi, dan karena ini adalah sesuatu hal yang dilakukan terus menerus walau berpindah zaman maka judi pun menyesuaikan diri.

Contoh paling nyata dari penyesuaian diri judi. Dahulu, judi setaraf pada permaian lempar tulang yang diberi tanda, kemudian terjadi transformasi pada permainan judi tulang yang kemudian berubah menjadi permainan judi dadu, inilah cikal bakal permainan dadu yang kemudian semakin berkembang cara mainnya. Memang, permainan dadu masih tetap sama,menebak angka yang keluar di dalam dadu.

Masalah yang Timbul Dari Judi

Judi memang permainan tertua yang terus dilakukan manusia dan berulang, akibatnya pun selalu berulang dan sama. Misalnya, seseorang bermain judi, lalu kemudian mengalami kekalahan, setelah itu orang yang mengalami kekalahan bukannya berhenti, namun dia akan terus main semakin gila, hal tersebut karena rasa penasaran tinggi akibat kalah. Orang yang bermain judi bila mengalami kekalahan justru akan terus bermain dengan harapan bisa membalik kekalahan.

Akibat bermain judi terus menerus dan terus menderita kekalahan sudah bisa ditebak. Yang bermain akan semakin terpuruk, habis uang yang digunakan untuk bertaruh, namun karena terus berpikir untuk bisa memenangkannya orang tersebut akan mencari beragam cara untuk bisa bermain judi sambil berkata dalam hati “Aku akan bisa menggantinya”. Akibatnya, para pemain judi akan melakukan pinjaman, lalu berjudi lagi. Penjudi akan menjual asetnya, lalu berjudi lagi dan begitu terus sampai penjudi tersebut menjadi miskin.

Setelah penjudi menjadi miskin, bila penjudi itu memiliki nyali, dia akan melakukan kejahatan pencurian, perampasan hingga perampokan. Maka, dari judi saja sudah muncul masalah kejahatan. Bila penjudinya tidak memiliki keberanian maka penjudi itu berada pada masalah sosial kemiskinan.

Beberapa yang kalah judi pun bila kembali kerumah malah menjadi lebih keras dan kejam pada keluarganya akibat kekesalan yang bertumpuk, ini kemudian menciptakan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) sehingga menimbulkan kejahatan berantai.

Efek judi terhadap kehidupan sosial cukup buruk, sesuatu yang mungkin tidak disadari oleh banyak orang bahwa dalam permainan judi yang selalu mendapat untung besar adalah para bandar, kalau pemain mungkin dari sekian ratus pemain bermain judi, kemenangannya bisa dihitung dengan jari.

Karena ragam masalah yang muncul diakibatkan judi, oleh sebab itu memaksa beberapa negara untuk melihat kembali kebijakan dinegara mereka tentang perjudian. banyak negara menganggap bahwa perjudian pkv games ataupun lokasi perjudian mengundang devisa dan pajak yang besar, artinya negara memiliki pemasukan, kadang negara tersebut seolah tutup mata pada masalah yang muncul akibat perjudian sehingga mereka tidak meninjau hukum larangan judi di negara mereka

Lima Negara yang Melarang Perjudian

Beberapa negara kemudian berpikir ulang mengenai masalah judi dan perijinan dinegara mereka, beberapa negara mulai memberlakukan larangan judi, dan ada lima negara yang memberlakukan larangan judi dengan alasan yang berbeda-beda.

  1. Indonesia

Negara Indonesia dahulu masih melegalkan judi karena berangapan bahwa judi bisa jadi aset bagus untuk mendapatkan dana dari masyarakat dan menggunakannya untuk pembangunan. Namun sejatinya, dalam praktek pengumpulan dana tersebut banyak sekali para oknum yang menggunakannya untuk keuntungan semata sehingga dana tidak masuk ke negara dan dibawa kabur oleh para calo.

Dari judi yang saat itu dilegalkan, timbul masalah baru, kecanduan. Rakyat jadi kecanduan oleh iming-iming hadiah milyaran yang ditawarkan dan sibuk berjudi sehingga malah meningkatkan kemiskinan.

Alhasi, dari hal tersebut kemudia menimbulkan demo dimana-mana, para pemuda merasa melegalkan judi itu adalah tindakan bodoh. Berkat desakan para mahasiswa, para pembuat kebijakanpun akhirnya mengambil keputusan berat, mengeluarkan larangan judi dan hukum pidana bagi yang melanggarnya.

  1. Arab Saudi

Negara ini tidak perlu lagi dipertanyakan mengapa melarang judi. Sudah tentu karena negara ini bergerak atas dasar hukum islam, karena hukum tersebut sudah tertulis bahwa judi haram, maka negara ini menjadi salah satu yang sangat patuh terhadap aturan tersebut. Beberapa negara islam lainnya juga menegakkan aturan larangan judi, sebut saja Afganistan, namun pada prakteknya negara tersebut malah memiliki perjudian bawah tanah.

  1. Kepulauan cyman

Sebuah negara kecil di bagian wilayah Eropa ini memberlakukan larangan berjudi karena mereka mengandalkan devisa dari destinasi wisatawan, bila judi diberlakukan mereka mengkhawatirkan akan merusak tatanan masyarakat yang ada

  1. Cosovo

Negara Cosovo merupakan negara yang baru saja pada tahun 2019 memberlakukan larangan berjudi. Alasannya cukup unik. Akibat terjadinya tindak kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh oknum penegak hukum di negara tersebut terhadap salah satu staf casino menyebabkan negara kemudian mengkaji ulang. Mereka beranggapan bahwa seorang penegak hukum melakukan tindak kriminal karena judi adalah hal buruk dan kemudian menganggap bahwa itu warning terhadap kondisi masyarakat. Akhirnya negara tersebut mengeluarkan larangan judi selama rentang sepuluh tahun ke depan.

  1. Korea Utara

Negara yang terkenal otoriter ini pun memberlakukan larangan judi di negaranya. Larangan tersebut diberlakukan untuk mencegah terjadinya ketimpangan sosial yang memang sudah parah dinegara tersebut. Judi akan membuat para rakyat menjadi tidak patuh atau melakukan pelarian pada sikap negara terhadap rakyatnya dan itu akan mengancam keselamatan negara dimata pemimpin korea Utara.

itulah lima negara yang memberlakukan larangan judi dan alasan-lasanannya masing-masing, semua mengambil dengan pertimbangan baik dan buruk bagi negaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *