Ketahui Undang-Undang Tentang Larangan Judi Di Indonesia

Ketahui Undang-Undang Tentang Larangan Judi Di Indonesia – Di Indonesia ini, aturan atau peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang larangan bermain judi ada banyak sekali, mulai dari UU ITE, KUHP, dan masih banyak pasal yang mengatur tentang larangan bermain judi online secara tegas dan jelas, tentu saja beserta ancaman pidana yang akan diperoleh bagi siapapun yang melanggar.  

Banyak sekali orang yang tidak mengetahui pasal atau hukum negara yang telah menegaskan peraturan larangan judi di Indonesia. Orang-orang yang tetap melakukan permainan judi tentu saja sama sekali tidak mengindahkan larangan tegas yang sudah diberlakukan secara resmi oleh pemerintah Indonesia, yang mana disebabkan oleh beberapa hal, termasuk anggapan atau pandangan salah yang dimiliki oleh para pemain judi itu sendiri.

Undang-Undang Tentang Larangan Judi di Indonesia

Untuk lebih meyakinkan Anda jika judi benar-benar dilarang, berikut ini merupakan beberapa peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang larangan judi di Indonesia.Larangan permainan judi dalam undang-undang yang pertama ada dalam pasal 303 ayat 1 UU KUHP, yang mana pasal tersebut berisi tentang konsekuensi atau hukuman yang harus dijalani oleh para pemain judi, yakni dikurung aau dipenjara. 

Hukuman tersebut paling lama sepanjang 4 tahun, dan jika dinominalkan dengan menggunakan denda, maka harus membayar sebanyak 1 juta rupiah. Wah, daripada harus membayar denda, lebih baik tidak berjudi saja. Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir akan mendapatkan sanksi pidana yang disebabkan oleh berjudi.

Pasal tersebut berlaku bagi siapa saja yang dengan sengaja melanggar peraturan tersebut, selain itu juga berlaku bagi yang turut serta dalam sebuah permainan judi yang diadakan di pinggiran jalan atau tempat lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda benaar-benar menjaga diri Anda supaya tidak terlibat dalam tindak pidana perjudian yang bisa menyebabkan Anda mendapatkan hukuman 4 tahun penjara tersebut.

Larangan Perjudian Online

Semakin menjamurnya jenis permainan judi saat ini bukanlah menjadi hal yang baru lagi, apalagi jika teknologi telah semakin canggih dan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Bahkan kemajuan teknologi mampu mendahului kemajuan pola pikir yang dimiliki oleh manusia sebagai penciptanya. Hal tersebut merupakan salah satu sebab munculnya berbagai macam sistem dan cabang dalam permainan judi.

Salah satu jenis atau cabang sistem permainan judi adalah sistem permainan judi online, jadi, para pemain hanya perlu menggunakan situs yang sudah tersedia untuk bermain judi saja. Namun, pada hakekatnya, hukum permainan judi online dengan hukum permainan judi offline adalah sama. Jadi, larangan judi di Indonesia berlaku untuk permainan judi baik online maupun offline. 

Permainan judi online juga ternyata telah dilarang dalam UU ITE di Indonesia, tapi nyatanya, masih banyak yang melanggarnya. Larangan perjudian online telah diatur dengan tegas dalam UU ITE pasal 27 ayat 2, di mana telah ditegaskan jika semua orang yang ikut serta dalam permainan judi dan proses pendistribusian data akan mendapatan hukuman. 

Jadi, walaupun hanya menjadi seorang bandar pun tetap akan mendapatkan hukuman atas tindakannnya, meski tidak ikut memainkan permainan judi online tersebut. Oleh karenanya, Anda harus benar-benar berhati-hati, sekaligus jangan sampai tergiur akan tawaran untuk menjadi seorang bandar judi sekalipun. Karena pada hakikatnya, kedua oeran tersebut akan mendapatkan hukuman pidana yang sama, tidak peduli hanya seorang bandar maupun pemain.

Bagi yang melanggar larangan judi di Indonesia yang tertulis dalam UU ITE tersebut, akan mendapatkan hukuman sesuai dengan yang tertera dalam pasal 25 ayat 2 UU no 19 tahun 2016, di mana agi orang yang termasuk dalam kategori UU ITE tersebut akan mendapatkan hukuman pidana berupa penjara selama maksimal 6 tahun dan denda paling besar sebanyak 1 milyar. 

Betapa sangat merugikan sekali jika sampai terjerat pidana tersebut, apalagi jika harus membayar denda yang sangat besar seperti yang sudah disebutkan. Selain itu, bisa Anda bayangkan jika yang terjerat pasal pidana tersebut merupakan salah satu pemain yang lebih sering kalah dalam permainan, tentu akan terasa sangat merugikan bukan? Apalagi jika sebelum dipidana, pemain tersebut sudah kehabisan harta di meja judi, sungguh kerugian yang berlipat-lipat sekali.

Bukan hanya menjadi salah satu jenis tindak pidana, permainan judi juga melanggar aturan norma agama maupun adat istiadat masyarakat Indonesia pada umumnya, terlebih lagi tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila. Seperti yang Anda ketahui, Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di negeri ini, termasuk perundang-undangan.

 Jadi, jika perjudian merupakan suatu tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan, maka secara otomatis perjudian juga melanggar Pancasila, dan tentu saja tidak sesuai dengan moral atau prinsip ideologi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Selain itu, adat istiadat bangsa Indonesia yang masih kental juga melarang keras adanya perjudian, yang mana menurut mereka sangatlah merugikan.

Berbagai macam ancaman pidana perjudian seharusnya membuat setiap orang menjadi jera dan enggan melakukan permainan judi, tapi tetap saja, di dunia ini tidak mungkin semua orang memiliki sifat baik. Jadi, tetap saja masih ada orang melakukan pelanggaran terkait hukum larangan judi tersebut. Padahal, sudah jelas-jelas jika permainan judi itu sangat merugikan dari berbagai segi, termasuk secara materi.

Larangan judi di Indonesia telah diatur secara tegas dalam undang-undang, baik itu UU ITE maupun UU KUHP, yang mana berisikan ancaman pidana sekaligus bagi pelanggar. Namun, seperti yang Anda ketahui, kasus perjudian di Indonesia masih marak dan banyak yang tidak mengindahkan aturan larangan judi tersebut.