Hukum Judi Poker Menurut Undang-Undang

Hukum Judi Poker Menurut Undang-Undang – Hukum judi poker menurut undang-undang – Poker merupakan permainan kartu paling populer yang ada di dunia. Permainan kartu poker memang cukup mengasyikkan untuk membunuh waktu ketika berkumpul bersama teman-teman karena memang ketika bermain dibutuhkan kejelian dan kecerdasan dalam mengatur dan mengeluarkan kartu yang dimainkan.

Permainannya adalah tersusun dari sejumlah kartu berjumlah 54 bagian yang nantinya akan diurutkan oleh para pemain sesuai dengan kartu yang sudah mereka punya dari prosedur yang melibatkan keberuntungan yaitu pengocokkan kartu. Dari 54 kartu tersebut ada yang berwarna merah dan hitam serta tersusun dari angka 1-10 namun yang tidak memiliki nomor diberi gambar pangeran, raja serta ratu.

Macam-Macam Judi Poker

Saking mengasyikkannya poker sebagai permainan hingga muncul taruhannya supaya permainan menjadi menarik yaitu judi poker, yang sekarang sudah marak hingga terdapat dua jenis judi poker yaitu judi poker offline dan judi poker online. Judi poker offline lebih sederhana dari segi pembayaran maupun jumlah pemain yang hanya boleh diikuti maksimal 4 orang, sedangkan judi poker online bisa diikuti peserta judi poker sebanyak maksimal 8 orang serta memiliki pembayaran yang rumit melibatkan transfer rekening bank dan sistem permainan yang unik. Sistem permainan unik yang dimaksud adalah ketika memasang taruhan terdapat 3 jenis pilihan, yaitu ingin tetap memasang taruhan pada jumlah awal saldo, ingin menambahkan jumlah taruhan atau ingin mengikuti jumlah taruhan yang dipasang oleh lawan. Taruhan dalam judi poker online ini juga menjanjikan sistem taruhan toto sgp bertahap yang mana menjanjikan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan resiko kerugian  yang sekecil-kecilnya, dimana jika Anda ingin semakin untung maka dari taruhan yang Anda pasang misalnya 100 ribu rupiah maka Anda naikkan menjadi 150 ribu rupiah.

Hukum Judi Poker Menurut Undang-Undang

Di Indonesia, hukum judi poker menurut undang-undang adalah kejahatan karena mengandung muatan perjudian yang mana masuk ke dalam semua tindak pidana perjudian. Hukum tersebut diatur pada pasal 303 ayat (1) KUHP yang menyebutkan bahwa ancaman pidana penjara bisa didapat paling lama 10 tahun atau denda paling banyak 25 juta rupiah bagi mereka yang sengaja melakukan hal berikut:

  • Menawarkan atau memberikan kesempatan untuk bermain judi,
  • Sengaja berjudi untuk pencarian uang,
  • Turut serta terlibat dalam perusahaan yang membuka kesempatan untuk bermain judi dan menjadikannya sebagai pencarian uang,
  • Menawarkan atau memberi kesempatan untuk berjudi kepada masyarakat atau khalayak umum.

Serta ancaman dari KUHP pasal 303 ayat (1), yaitu dapat terjerat dengan hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah bagi mereka yang dengan sengaja melakukan hal berikut:

  • Ikut serta dalam bermain judi baik yang diadakan dalam pinggiran jalanan umum atau tempat publik yang lain yang dapat dilihat oleh khalayak umum.

Bisa dilihat bahwa undang-undang di negara ini termasuk yang mengharamkan keras perjudian dengan menjadikannya tindakan kejahatan, walaupun hanya ikut bermain dan tidak menawarkan bahkan ikut serta terlibat atau bekerja dalam perusahaan yang mengadakan perjudian.

Hukum Judi Poker Online

Bagaimana mengenai judi poker online menurut undang-undang? Kegiatan judi poker online termasuk tindakan kejahatan karena judi poker online adalah kegiatan yang mengandung muatan perjudian maka dari itu termasuk pelanggaran sebagaimana yang disebutkan dalam Pasal 27 ayat (2) UU ITE bahwa tidak boleh dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau menyebarkan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian seperti judi online yaitu judi poker online dan yang lainnya.

Negara sangat tidak menganjurkan tindakan judi poker online dan judi online lainnya karena undang-undang memberikan ancaman terhadap pelanggaran judi poker online seperti diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016, yang dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun.
  • Ancaman denda paling banyak Rp. 1 miliar.

Berikut adalah penjelasan mengenai judi poker online dan hukum judi poker online menurut undang-undang yang berlaku di Indonesia, semoga artikel ini membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *